Sabtu, 13 Desember 2014

WA SDL - TAUHID 2


๐Ÿ“๐Ÿ“๐Ÿ“SILSILAH TAUHID - 2
ู…ุนู†ู‰ ู„ุง ุงู„ู‡ ุงู„ุง ุงู„ู„ู‡
๐Ÿ”ฆ๐Ÿ”ฆ  Makna LAA ILAAHA ILLALLAH

➡Para Ulama menyebutkan bahwa pada kalimat tauhid ini didalamnya terdapat dua (✌) rukun:
1⃣ ุงู„ู†ููŠ         peniadaan 2⃣ุงู„ุงุซุจุงุช      penetapan
๐Ÿ‘‰ Berkata Syeikh Utsaimin ~rahimahullah~; kalimat "LAA ILAAHA ILLALLAH" mencakup didalamnya penafian (peniadaan) dan itsbat (penetapan), adapun penafian pada kata "LAA ILAAHA" adapun itsbat pada kata "ILLALLAH".  Lihat Syarhu Tsalatsatul Ushul (50).

๐Ÿ‘‰Berkata Syeikh Muhammad bin Abdul Wahhab At Tamimy ~rahimahullah~ : "Maknanya adalah tidak ada sembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah, Laa Ilaaha : adalah penafian (peniadaan) seluruh apa saja yang diibadahi selain Allah, Illallah: menetapkan bahwa ibadah itu hanya untuk Allah semata dan tidak menperserikatkan-Nya dalam ibadah kepada-Nya.
๐Ÿšฟ๐Ÿšฟ Allah ~subhanahu wa ta'ala~ berfirman;
ุฐู„ูƒ ุจุงู† ุงู„ู„ู‡ ู‡ูˆ ุงู„ุญู‚ ูˆุงู† ู…ุง ูŠุฏุนูˆู† ู…ู† ุฏูˆู†ู‡ ุงู„ุจุงุทู„
"Demikian itu karena Allah adalah yang haq, adapun apa saja yang mereka seru selain-Nya adalah batil." (Al Haj: 62)

๐Ÿ‘‰ Berkata Syeikh Ibnu Baz ~rahimahullah~ :  "Allah ~subhanahu wa ta'ala~ menjelaskan dalam ayat ini bahwa Dialah yang haq, dan bahwa apa saja yang diibadahi adalah kebatilan, dan hal ini mencakup seluruh sembahan yang diibadahi selain Allah sepeti manusia, malaikat, jin dan seluruh makhluk lainnya, dan jelaslah bahwa Dialah semata sembahan yang benar." Lihat: Hasyiah Thahawiyyah (109-110)

๐Ÿ‘‰ Berkata Syeikh Shalih Al Fauzan ~hafidzahullah~; Dan sungguh kalimat Laa Ilaaha Illallah ini telah ditafsirkan dengan tafsir-tafsir yang batil, diantaranya:
⬅ ู„ุง ู…ุนุจูˆุฏ ุงู„ุง ุงู„ู„ู‡
➡ Tidak ada yang diibadahi kecuali Allah ini adalah batil karena mengharuskan itu artinya semua sembahan yang haq maupun yang batil itu adalah Allah.
⬅ ู„ุง ุฎุงู„ู‚ ุงู„ุง ุงู„ู„ู‡
➡ Tidak ada pencipta kecuali Allah  ini adalah bagian dari makna kalimat tapi bukanlah ini yang diinginkan, karena disini tidak ada penetapan kecuali tauhid rububiyyah semata yang ini tidaklah cukup bahkan merupakan tauhidnya orang-orang musyrik.
⬅ ู„ุง ุญุงูƒู… ุงู„ุง ุงู„ู„ู‡
➡ Tidak ada yang memberikan hukum kecuali Allah ini juga bagian dari maknanya namun bukanlah ia maksud kalimat tsb, karena hal tersebut tidaklah cukup, karena seandainya seorang menunggalkan Allah dalam berhukum saja dan ia berdoa kepada selain Allah atau memalingkan bagian dari ibadah kepada selain-Nya maka bukanlah ia seorang muwahhid (org yang bertauhid). ❗❗Dan seluruh tafsir-tafsir ini adalah kebatilan dan kekurangan. Lihat: Aqidatut Tauhid (50-51).

❓❓๐Ÿ‘‰ Syeikh Utsaimin ~rahimahullah~ pernah ditanya: kebanyakan orang-orang yang menamakan diri mereka jama'ah tabligh itu mentafsirkan Laa Ilaaha Illallah dengan mengatakan:
ู‡ูŠ ุงุฎุฑุงุฌ ุงู„ูŠู‚ูŠู† ุงู„ูุงุณุฏ ู…ู† ุงู„ู‚ู„ุจ ูˆุงุฏุฎุงู„ ุงู„ูŠู‚ูŠู† ุงู„ุตุญูŠุญ ุนู„ู‰ ุฐุงุช ุงู„ู„ู‡ ุงู†ู‡ ู„ุง ุฎุงู„ู‚ ุงู„ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ุง ุฑุงุฒู‚ ุงู„ุง ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ุง ู…ุฏุจุฑ ุงู„ุงุงู„ู„ู‡.... ูู‡ู„ ู‡ุฐุง ุงู„ุตุญูŠุญ ؟؟؟
⚠⚠(yaitu) mengeluarkan keyakinan yang rusak dari dalam hati kemudian memasukkan keyakinan yang benar tentang dzat Allah bahwa tidak ada pencipta kecuali Allah, tidak ada pemberi rezeki kecuali Allah, tidak ada yang mengatur kecuali Allah....dst, apakah ini tafsir yang benar??

๐Ÿ‘‰ Beliau menjawab: Ini adalah tafsir yang tidak benar, karena tafsir ini tidaklah mentahqiq kecuali hanya tauhid rububiyyah semata, dan dimaklumi bahwa tauhid rububiyyah saja tidaklah bisa memasukkan seseorang kedalam islam."
Lihat: Ash Shahwatul Islamiyyah (281-288).

Wallahu a'lam.

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
____________
๐Ÿ“šWA SDL
๐Ÿ’–Silsilah Durus Linnisa'๐Ÿ’–

Tidak ada komentar:

Posting Komentar