Sabtu, 13 Desember 2014

WA SDL - FIKIH WUDHU 5


📚SILSILAH FIQIH (05)📜
🚿FIQIH WUDHU (bagian-5)

🔦🔦Tata cara berwudhu (01)

1⃣التسمية
🔸Tasmiyah adalah ucapan Bismillah.
🔺Basmallah adalah ucapan bismillahirrahmanirrahim.

📏Faidah↪Maka seorang yang berwudhu memulai dengan tasmiyah yaitu mengucapkan "Bismillah" saja dan bukan "bismillahirrahmanirrahim".
Berkata Ibnu Qudamah -rahimahullah-:
لا يقوم غيرها مقامها
👉Tidaklah ada (bacaan) selainnya yang menggantikannya.
👓Al Mughni: 1/85.

🔦🔦HUKUM TASMIYAH DALAM MENGAWALI WUDHU.

📑Para ulama berselisih tentang mengucapkan tasmiyah ketika memulai wudhu, hal tersebut karena tasmiyah ini tidaklah disebutkan dalam hadits-hadits yang menyebutkan tata cara wudhu Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam-.
📏Namun telah datang beberapa hadits yang didalamnya terdapat penyebutan tasmiyah ketika berwudhu, dan seluruh hadits-hadits tsb terdapat pembicaraan tentang keabsahannya.
Diantara hadits tersebut adalah hadits Abu Said Al Khudry -radhiyallahu 'anhu- bahwa Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
لا وضوء لمن لم يذكر اسم الله عليه.
رواه ابو داود وغيره
👉Tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah padanya. HR. Abu Daud dan selainnya.
🔦Berkata Ishaq bin Rahawaih:
👉Hadits ini adalah yang paling shahih dalam pembahasan ini.
👓At Talkhish Al Habir: 70.

📑➡KESIMPULAN PENDAPAT PARA ULAMA DALAM MASALAH INI:

1⃣Pendapat Jumhur ulama yang memandang disunnahkannya hal tersebut, seandainya ada seorang yang meninggalkannya dengan sengaja maka tetaplah sah wudhunya.
Mereka berdalilkan dengan hadits diatas dan menganggap hadits tersebut adalah hadits yang shahih karena banyaknya pendukung yang menguatkannya sehingga termasuk hadits yang bisa dijadikan hujjah.
Diantara ucapan para ulama yang menegaskan tentang keshahihan hadits tersebut:
🔻Berkata Ibnu Hajar -rahimahullah-:
👉Yang tampak bahwasanya dengan mengumpulkan seluruh jalan hadits maka kekuatannya menunjukkan hal tersebut memiliki asal.
👓At Talkhish: 70.

🔻Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-:
👉Hadits-hadits tentang tasmiyah dalam berwudhu adalah hadits yang hasan.
👓Al Manarul Munif: 217.

🔻Berkata Asy Syaukani -rahimahullah-:
👉Jalan-jalan hadits ini saling menguatkan satu dengan yang lainnya sehingga pantas dijadikan hujjah.
👓As Sailul Jarrar:1/213.

🔻Berkata Syeikh Al Albani -rahimahullah-:
👉Kesimpulannya bahwa hadits ini dengan seluruh jalannya telah membuat hati tentram akan kebenaran serta keshahihannya.
👓Al Irwa': 81.

🔸Keterangan:
📏Berkata Ibnu Qudamah -rahimahullah-:
👉Jika memang telah shahih maka hal ini menunjukkan sunnah mu'akkaddah.
👓Al Mughni:1/85.

2⃣Pendapat Ishaq, dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad dan juga pendapat Dzahiriyyah yang memandang diwajibkannya perkara tersebut, dan mereka juga berdalilkan dengan hadits diatas.

3⃣Pendapat Abu Hanifah dan salah satu riwayat dari Imam Malik yang berpandangan tidak disyariatkannya hal tsb, hal tersebut karena hadits diatas adalah hadits yang lemah dari seluruh jalannya.

✅Dan pendapat pertama yang merupakan pendapat jumhur ulama adalah pendapat yang kuat dan benar. Wallahu a'lam.
✳Perhatian:
〽Sebagian ulama yang melemahkan hadits diatas juga berpendapat disunnahkannya tasmiyah ketika mengawali wudhu, hal tersebut karena secara umum seorang muslim itu dianjurkan untuk mengawali keadaannya dengan menyebut nama Allah.
Imam Bukhari dalam kitab Shahihnya memberikan judul sebuah pembahasan:
باب التسمية عند كل حال
👉Tasmiyah disetiap keadaan.
✅🔺Dan inilah pula pendapat yang dipilih oleh Syeikh Utsaimin -rahimahullah-.
👓Asy Syarhul Mumti': 1/358.

wallahu a'lam

bersambung...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
___________
📚WA SDL💐
💖Silsilah Durus Linnisa'💖

Tidak ada komentar:

Posting Komentar