Sabtu, 13 Desember 2014

WA SDL - WANITA SHALIHAH 6


📚SILSILAH KELUARGA SAKINAH (06) 💞

💐💐Sifat wanita shalihah (bagian-6)🌸🌸

6⃣أن تكون ذات خمال

➡💄Hendaklah memiliki kecantikan.

💖 Adalah suatu perkara yang seorang hamba telah diberikan fitrah pada jiwanya untuk memiliki raghbah (semangat) terhadap perkara ini yaitu kecantikan, dan raghbah dalam perkara ini adalah hal yang sesuai dengan syariat sehingga seorang itu tidaklah tercela dengannya.
🔦 Dalam sebuah hadits  Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

إن الله جميل يحب الجمال.
رواه مسلم

💞Sesungguhnya Allah itu maha indah dan mencintai keindahan.

🔦 Dan Allah -azza wa jalla- menjanjikan kepada orang-orang beriman bahwa balasan mereka kelak disurga adalah para bidadari yang cantik jelita.

وزوجناهم بحور عين
الدخان: ٥٤

💞Dan kami akan pasangkan mereka dengan para bidadari yg menyejukkan pandangan.
(QS. Ad Dukhan: 54).

🔦Dan Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- menyebutkan kriteria wanita pilihan:

تنكح المرأة لأربع: لمالها ولحسبها ولجمالها ولدينها فاظفر بذات الدين تربت يداك.
متفق عليه من حديث أبي هريرة.

💞Seorang wanita itu dinikahi karena empat perkara; karena hartanya, karena garis keturunannya, karena kecantikannya, karena agamanya, maka pilihlah karena agamanya engkaupun akan beruntung.
Muttafaqun 'alaih, dari hadits Abu Hurairah.

🔦Berkata Ibnu Hajar -rahimahullah- ;

👉Diambil suatu faidah dari hadits ini bahwa dianjurkan bagi seorang pria untuk menikahi seorang wanita yang cantik kecuali jika bertolak belakang antara kecantikan dan agamanya maka yang didahulukan adalah agamanya, namun jika ada dua orang wanita yang sama-sama baik dalam agamanya maka yang didahulukan adalah yang paling cantiknya.
(Fathul Bari; 9/135).

🔦 Dalam dalam Sunan An Nasa_i (2/72) dari hadits Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu-, Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- pernah ditanya; Wanita apakah yang terbaik?? Beliau -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:

الذي تسره إذا نظر...الخ.

💞Yang membahagiakan jika dipandang...dst.

🌺Dan dimaklumi bahwasanya diantara hal yang bisa membahagiakan dan menyejukkan pandangan adalah kecantikannya.
Oleh sebab itulah didalam syariat kita dianjurkan bagi seorang laki-laki yang ingin menikah untuk melihat kepada calon pinangannya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad (3/344)  Abu Daud (2082) dan dihasankan Syeikh Al Albani dlm Al Irwa' (6/200) dari Jabir -radhiyallahu 'anhu-berkata; Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda;

إذا خطب أحدكم المرأة فإن استطاع أن ينظر إلى ما يدعوه إلى نكاحها فليفعل.

💞Jika salah seorang diantara kalian hendak melamar seorang wanita, maka jika ia mampu untuk melihat kepada perkara yang bisa mengantar untuk menikahinya maka hendaklah ia lakukan.

🌷Dan diantara perkara yang bisa mengantarkan kepada hal tersebut adalah dengan memandang wajahnya yang merupakan pusat kecantikan seorang wanita.

⚠⚠Peringatan:

✌💕 sesungguhnya kecantikan itu terbagi menjadi dua: kecantikan hissy (asal penciptaan/ anggota badan) dan kecantikan maknawy (agama dan akhlak).
💘✅ Maka hendaklah bagi seorang untuk memperhatikan kedua sisi ini, dan jangan sampai seorang itu tertipu dengan kecantikan hissy seorang wanita semata tanpa melihat kecantikan maknawy.
❗ Betapa banyak wanita yang memiliki kecantikan namun lisannya sangat tajam, tidak bisa menjaga rahasia, suka mencela dst.

🌾🍂Berkata Ibnul Jauzi -rahimahullah-;

🔦 Sebagian rekan-rekanku pernah bercerita kepadaku bahwa ada seorang teman yang sangat jatuh cinta kepada seorang wanita yang cantik jelita, sehingga benar-benar telah terbetik dihatinya agar bisa bersatu dengan wanita tersebut, sampai suatu hari dia berkata:

Demi Allah...!! Seandainya aku bisa bersatu dengannya walaupun setelahnya harus dipenggal leherku maka aku takkan memperdulikan hal tsb.

🍂 Kemudian akhirnya iapun menikahi wanita tersebut, dan tak lama berselang  beberapa waktu yang tidak lama iapun telah menceraikannya. 🌾
👉Lalu suatu hari saya pernah menjumpai lelaki tsb disebagian jalan yang penuh dengan lumpur (becek) seraya ia berkata

WA SDL - BATASAN UMUR BERJILBAB


هل هناك سن محدد للحجاب عن الأطفال؟

 الفتوى لسماحة الشيخ العلامة محمد صالح العثيمين رحمه الله

💢 السؤال:

هل هناك سن محدد للحجاب عن الأطفال؟

📝 الجواب:

ليس هناك سن محدد; لقول الله تبارك وتعالى: ﴿ أوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ﴾ [النور:31]

فلم يحددهم بسن معين. فإذا عرف من هذا الصبي أنه ينظر إلى النساء ويتتبع النساء, صار يطلع على عورات النساء فوجب الاحتجاب عنه. وغالباً يكون من العشر سنوات فما فوق,

لكن بعض الأطفال غافل عن هذا الشيء ولا يطلع على عورات النساء؛ لأنه لم يسمع به في مجالسه.

 وبعض الأطفال ينتبه لهذا أكثر لأنهم يتحدثون عنده في المجالس بهذا الأمر فتنشأ معه محبة النساء والنظر إليهن.

📚 المصدر: سلسلة لقاءات الباب المفتوح > لقاء الباب المفتوح


🔊رابط المقطع الصوتي

http://zadgroup.net/bnothemen/upload/ftawamp3/od_108_04.mp3
➖➖➖➖➖➖➖

   ❓Apakah ada batasan usia tertentu untuk berhijab dari anak-anak❓
➖➖➖➖➖➖➖

Fatwa Al-'allamah Muhammad sholih Al 'Utsaimin  رحمه الله
➖➖➖➖➖➖➖

Pertanyaan:Apakah ada batasan usia tertentu untuk berhijab dari anak-anak?

📝 Jawab: Tidak ada batasan usia tertentu (untuk berhijab dari anak-anak-pent-).Karena Alloh yang maha mulia lagi maha tinggi berfirman:

﴿ أوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاءِ﴾ [النور:31]

"Atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita"[An-nur:31]

Di ayat ini Alloh tidak membatasi usia anak-anak tersebut dengan batasan tertentu.

(Sehingga-pent) apabila diketahui dari anak tersebut bahwa dia (suka-pent) memperhatikan para wanita maka berarti dia sedang memperhatikan aurat mereka,sehingga wajib untuk berhijab darinya dan mayoritasnya hal ini terjadi ketika anak berusia 10 tahun keatas.

Akan tetapi sebagian anak-anak itu tidak peduli tentang hal ini dan masa bodoh terhadap aurat wanita karena dia belum pernah mendengarnya ditempat-tempat pertemuan mereka.

 Dan sebagian anak-anak ada yang harus diberi perhatian lebih karena mereka suka memperbincangkan aurat wanita di tempat-tempat pertemuan mereka sehingga hal ini memicu tumbuhnya rasa cinta terhadap wanita dan suka melihat mereka.

Sumber:
📚 Silsilah liqoat al-baab al maftuuh<liqo al- baab al maftuuh.

✏Ummu khodijah
____________
📚WA SDL💐
💖Silsilah Durus Linnisa'💖

WA SDL - KETINDISAN


💡Faidah📝
*************


==================
🔎Tentang:
K  E  T  I  N  D  I  S  A  N
==================

.. الجاثوم ..

في اللغة : الذي يسقط على الناس في النوم .

واصطلاحا :
هو شيطان يأتي للإنسان عند نومه فينزل على صدره ويضغطه بقوة حتى يضيق على النائم أنفاسه ، فلا يستطيع أن يتحرك ، ثم بعد أن يفيق يبدأ بالذكر ، أو الإستعاذة بصوت غير مسموع لأحد وكأنه يتمتم ، فلا يسمعه إلا هو ، فيبدأ الشيطان أي الجاثوم بالإبتعاد عن جسده شيئا فشيئا حتى يفيق النائم تماما ، ويستطيع الكلام الصحيح ..
وهذا لا يأتي في الغالب إلا لمن غفل عن الأذكار - أذكار الصباح والمساء - وخاصة أذكار النوم - كآية الكرسي...

- معجم الحروز الشركية المناقضة للتوحيد والسنة النبوية 209 - 210


     🔥..Al-Jātsūm..🔥

📝Secara Bahasa:
Sesuatu yang menimpa pada orang tatkala tidur.

📝Secara Istilah:
Dia adalah Syaithōn yang mendatangi seorang manusia dalam tidurnya, ia masuk ke dalam dadanya dan menekannya dengan kuat hingga terasa sempit nafas-nafasnya oleh manusia yang sedang tidur tersebut hingga ia tidak mampu bergerak, kemudian setelah ia sadar (tapi belum bangun; -penj.) iapun mulai berdzikr atau memohon perlindungan dengan suaranya tapi tidak terdengar oleh seorangpun, seakan-akan ia bergumam, tidak ada yang mendengarnya kecuali dirinya sendiri...🌀

☝Kemudian disaat itu, barulah si Syaithōn atau si Jātsūm tadi mulai menjauh dari jasad orang itu sedikit demi sedikit hingga orang itu benar-benar terjaga/ bangun dengan sempurna dari tidurnya, dan mampu berbicara dengan benar...

⚠Dan hal ini pada kebanyakannya tidaklah datang kecuali kepada orang yang lalai dari dzikr-dzikr, dzikr pagi dan sore, khususnya dzikr-dzikr sebelum tidur, semisal ayat kursi...


___________
[Mu'jam Al-Harūz Asy-Syirkiyyah al-Munāqidhoh liltauhīd dan Sunnah An-Nabawiyyah: 209-210]

✒Al Ustadz Hudzaifah bin Muhammad
____________
📚WA SDL💐
💖Silsilah Durus Linnisa'💖

WA SDL - SILSILAH KAIDAH FIKIH


📚SILSILAH KAIDAH FIKIH🔱
 📚KAIDAH KE-EMPAT:

🔱إذا تزاحم المفاسد يرتكب الأدنى من المفاسد🔗

🔱Jika terkumpul beberapa mafsadah (kerusakan) maka yang ditempuh adalah mafsadah yang paling ringan🔗

🔸Penjelasan kaidah:

Jika terdapat suatu amalan yang terlarang namun mengharuskan untuk melakukan salah satunya (dalam keadaan terpaksa) maka hendaklah melakukan amalan yang lebih ringan larangan atau kerusakannya.

🔸Contoh penerapan:

Jika ada seorang wanita tidak memiliki mahram yang hidup dinegeri kafir dan penuh kefajiran yang mengkhawatirkan keberadaannya dinegeri tersebut akan merusak kehormatan dan agamanya maka diperbolehkan ia menempuh cara hijrah (pindah negeri) tanpa mahram (jika memang tidak memiliki mahram sama sekali) kenegeri yang terdapat keamanan dan kebaikan bagi agama dan kehormatannya.

 Wallahu a'lam.

         
📚SILSILAH KAIDAH FIKIH🔱
📚KAIDAH KE-LIMA:

التّيْسِيْرُ فِي كُلِّ اَمْر نابَهُ تَعْسِيْر🔗

Kemudahan dalwam segala perkara sebagai pengganti dari kesulitan🔗

🔸Penjelasan kaidah:

Jika terdapat suatu perintah dalam syariat yang memberatkan maka yang ditempuh adalah perkara yang lebih mudah baginya.

🔸Contoh penerapan:

1/ Jika seorang sakit dan tidak mampu menggunakan air atau penggunaan air akan membahayakannya maka hendaklah ia mengganti wudhu dengan tayammum.

2/ Seorang yang tidak mampu untuk berdiri dalam shalat maka hendaklah menjalankan shalat dengan cara duduk.
Wallahu a'lam.

✒Al Ustadz Fauzan Abu Muhammad

------------
📚WA SDL
💖Silsilah Durus Linnisa'💖

WA SDL - TAUHID 6


📚SILSILAH TAUHID (06)📜

شروط لا اله الا الله
📂✒ Syarat-syarat Laa Ilaaha Illallah (bagian-2).

2⃣اليقين المنافي للشك
🔑Syarat kedua adalah keyakinan yang merupakan lawan dari keraguan.
🔦Yaitu seorang yang mengucapkan kalimat tsb hendaklah benar-benar yakin dengan makna kalimat tsb dengan keyakinan yang kuat, tanpa ada keraguan sedikitpun juga, karena jika seorang mengucapkannya namun masih ada keraguan didalam hatinya maka tidaklah memberikan manfaat dengan ucapannya tsb.
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
انما المؤمنون الذين امنوا بالله ورسوله ثم لم يرتابوا وجاهدوا باموالهم وانفسهم في سبيل الله اولئك هم الصادقون. (الحجرات: 15)
👉Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan rasul-Nya kemudian mereka tidak ada keraguan sama sekali, dan mereka berjihad dijalan Allah dengan harta serta jiwa-jiwa mereka, mereka itulah orang-orang yang jujur. (QS. Al Hujurat: 15)

🔥Bahkan orang-orang yang mengucapkan kalimat tersebut tanpa keyakinan dalam hatinya maka mereka kelak akan menyesal dengan penyesalan yang tiada tara, sampai mereka berangan-angan untuk dikembalikan kedunia, namun keyakinan mereka diwaktu itu tidak lagi memberikan manfaat sedikitpun kepada mereka.
Allah azza wa jalla berfirman:
ولو ترى اذ المجرمون ناكسوا رؤوسهم عند ربهم ربنا ابصرنا وسمعنا فارجعنا نعمل صالحا انا موقنون. (السجدة: 12)
🔥👉Seandainya engkau melihat para pelaku dosa (pada hari itu) tatkala mereka menundukkan kepala-kepala mereka disisi tuhan mereka seraya mengatakan: wahai tuhan kami, (sekarang) kami telah melihat, dan kami telah mendengar maka kembalikanlah kami (kedunia) agar kami bisa beramal shalih dan sungguh kami termasuk orang-orang yang yakin. (QS. As Sajdah: 12)

👍✅Adapun seorang mukmin atau mukminah yang mengucapkan kalimat ini dengan penuh keyakinan dengan maknanya dan tak ada sedikitpun keraguan didalam hatinya, maka dialah yang akan memperoleh keberuntungan yang terbesar berupa surga yang didalamnya terdapat segala bentuk kenikmatan.
🔎⏩Dari Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu- berkata: Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
🍃🍂من لقيت من وراء هذا الحائط يشهد ان لا اله الا الله مستيقنا بها قلبه فبشّره بالجنّة.
رواه مسلم
🍃🍂👉Siapa yang menjumpaiku dibelakang tembok ini, (yang) dia mempersaksikan Laa Ilaaha Illallah dengan keyakinan didalam hatinya maka berilah kabar gembira dengan surga.
HR. Muslim (31).

🔎⏩Dari Abu Hurairah -radhiyallahu 'anhu-, Bahwasanya Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
🍃🍂اشهد ان لا اله الا الله واني رسول الله, لا يلقي الله بهما عبد غير شاك فيهما الا دخل الجنة.
رواه مسلم
🍃🍂👉Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah, dan aku adalah rasul Allah, (maka) tidaklah seorang hamba yang berjumpa Allah dengan kedua kalimat ini tanpa ada keraguan pada kedua kalimat tsb kecuali pasti masuk surga.
HR. Muslim (27).
Wallahu a'lam.

Bersambung...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
____________
📚WA SDL💐
💖Silsilah Durus Linnisa'💖

WA SDL - TAUHID 5


📚SILSILAH TAUHID (05)📜

📁شروط لا اله الا الله
📂✒Syarat-syarat Laa Ilaaha Illallah (bagian-1).

🔦Suatu ketika Wahb bin Munabbih -rahimahullahu ta'ala- ditanya:
اَليس لا اله الا الله مفتاح الجنة؟؟
👉Bukankah Laa Ilaaha Illallah itu adalah kunci surga??🔑🔑

🍃Beliau menjawab:
بلى. ولكن لكل مفتاح له اسنان, فمن اتى باَسنان له يفتح له والاّ لم يفتح له, و اسنانها شروطها🔐🔐
👉Iya. Namun setiap kunci itu pasti memiliki gerigi, maka barangsiapa yang datang dengan kunci yang memiliki gerigi maka akan terbuka untuknya, dan jika tidak maka tidaklah akan terbuka. Dan gerigi dari Laa Ilaaha Illallah adalah syarat-syaratnya.🍂🍂

✅Syarat Laa Ilaaha Illallah tersebut terkumpul dalam sebuah syair:

〽علم يقين واخلاص وصدقك مع
      〰محبة وانقياد والقبول لها

〽وزيد ثامنها الكفران منك بما
      〰سوى الاله من الاشياء قد الها
🔻🔻🔻

〽Ilmu, keyakinan dan ikhlas serta kejujuranmu...
      〰Cinta, ketundukan dan penerimaannya...

〽Dilengkapi yang kedelapan adalah pengingkaranmu...
      〰Terhadap segala sesuatu yang diibadahi selain sang Ilaah (Allah)...

••Lihat: Ma'arijul Qabuul lil Hafidz Al Hakamy (2/424).

🍂🍃Penjelasan ringkas tentang syarat-syarat Laa Ilaaha Illallah:

1⃣العلم
🔑Syarat pertama adalah Ilmu.

➡Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
فاعلم انه لا اله الا الله
👉Maka ketahuilah (ilmu) bahwa tidak ada yang berhak disembah kecuali Allah.
QS. Muhammad: 19.

➡Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
الا من شهد بالحق وهم يعلمون
👉Kecuali orang yang mempersaksikan Al Haq*, dalam keadaan mereka mengetahui**.
QS. Az Zuhruf: 86.
______________
*Al Haq dalam ayat ini adalah Laa Ilaaha Illallah.
**Dalam keadaan mereka mengetahui apa yang mereka persaksikan tsb, yaitu kalimat Laa Ilaaha Illallah.

➡Dari Utsman bin Affan -radiyallahu 'anhu- berkata, Rasulullah -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
من مات وهو يعلم انه لا اله الا الله دخل الجنة.
رواه مسلم.
👉Barangsiapa yang meninggal dalam keadaan mengetahui (ilmu) Laa Ilaaha Illalaah maka akan masuk surga.
HR. Muslim (26).

➡Berkata Imam Bukhari -rahimahullah-:
باب العلم قبل القول والعمل
👉Pembahasan tentang ilmu itu adalah sebelum ucapan dan perbuatan.

✨FAIDAH:
💫Berkata As Sa'dy -rahimahullah-:
العلم لا بد فيه من اقرار القلب ومعرفته بمعنى ما طلب منه علمه ان يعمل بمقتضاه, وهذاالعلم الذي امر الله به وهو العلم بتوحيد الله فرض عين على كل انسان لا يسقط عن احد كائنا من كان.
👉Dan Ilmu ini haruslah ada padanya penetapan didalam hati dan pengenalan terhadap makna yang dituntut darinya untuk mengilmuinya serta beramal dengan keharusannya, dan ilmu inilah yang Allah perintahkan yaitu ilmu tauhid yang merupakan fardhu 'ain bagi setiap insan untuk mengetahuinya dan tidak akan gugur kewajiban tersebut terhadap siapapun juga.

⚠Maka tidaklah kalimat Laa Ilaaha Illallah itu akan bermanfaat bagi orang yang mengucapkannya walaupun ia mengucapkannya beribu-ribu kali dalam satu majelis tanpa mengetahui maknanya sebagaimana hal tersebut dilakukan oleh orang-orang shufiyyah.

🔑🍂Dan ilmu tentang Laa Ilaaha Illallah yang dimaksudkan dalam pembahasan diatas adalah ilmu tentang makna kalimat tersebut sebagaimana telah berlalu pembahasannya.
___wallahu a'lam___ .
👉Bersambung

WA SDL - FIKIH WUDHU 5


📚SILSILAH FIQIH (05)📜
🚿FIQIH WUDHU (bagian-5)

🔦🔦Tata cara berwudhu (01)

1⃣التسمية
🔸Tasmiyah adalah ucapan Bismillah.
🔺Basmallah adalah ucapan bismillahirrahmanirrahim.

📏Faidah↪Maka seorang yang berwudhu memulai dengan tasmiyah yaitu mengucapkan "Bismillah" saja dan bukan "bismillahirrahmanirrahim".
Berkata Ibnu Qudamah -rahimahullah-:
لا يقوم غيرها مقامها
👉Tidaklah ada (bacaan) selainnya yang menggantikannya.
👓Al Mughni: 1/85.

🔦🔦HUKUM TASMIYAH DALAM MENGAWALI WUDHU.

📑Para ulama berselisih tentang mengucapkan tasmiyah ketika memulai wudhu, hal tersebut karena tasmiyah ini tidaklah disebutkan dalam hadits-hadits yang menyebutkan tata cara wudhu Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam-.
📏Namun telah datang beberapa hadits yang didalamnya terdapat penyebutan tasmiyah ketika berwudhu, dan seluruh hadits-hadits tsb terdapat pembicaraan tentang keabsahannya.
Diantara hadits tersebut adalah hadits Abu Said Al Khudry -radhiyallahu 'anhu- bahwa Nabi -shalallahu 'alaihi wa sallam- bersabda:
لا وضوء لمن لم يذكر اسم الله عليه.
رواه ابو داود وغيره
👉Tidak ada wudhu bagi orang yang tidak menyebut nama Allah padanya. HR. Abu Daud dan selainnya.
🔦Berkata Ishaq bin Rahawaih:
👉Hadits ini adalah yang paling shahih dalam pembahasan ini.
👓At Talkhish Al Habir: 70.

📑➡KESIMPULAN PENDAPAT PARA ULAMA DALAM MASALAH INI:

1⃣Pendapat Jumhur ulama yang memandang disunnahkannya hal tersebut, seandainya ada seorang yang meninggalkannya dengan sengaja maka tetaplah sah wudhunya.
Mereka berdalilkan dengan hadits diatas dan menganggap hadits tersebut adalah hadits yang shahih karena banyaknya pendukung yang menguatkannya sehingga termasuk hadits yang bisa dijadikan hujjah.
Diantara ucapan para ulama yang menegaskan tentang keshahihan hadits tersebut:
🔻Berkata Ibnu Hajar -rahimahullah-:
👉Yang tampak bahwasanya dengan mengumpulkan seluruh jalan hadits maka kekuatannya menunjukkan hal tersebut memiliki asal.
👓At Talkhish: 70.

🔻Berkata Ibnul Qayyim -rahimahullah-:
👉Hadits-hadits tentang tasmiyah dalam berwudhu adalah hadits yang hasan.
👓Al Manarul Munif: 217.

🔻Berkata Asy Syaukani -rahimahullah-:
👉Jalan-jalan hadits ini saling menguatkan satu dengan yang lainnya sehingga pantas dijadikan hujjah.
👓As Sailul Jarrar:1/213.

🔻Berkata Syeikh Al Albani -rahimahullah-:
👉Kesimpulannya bahwa hadits ini dengan seluruh jalannya telah membuat hati tentram akan kebenaran serta keshahihannya.
👓Al Irwa': 81.

🔸Keterangan:
📏Berkata Ibnu Qudamah -rahimahullah-:
👉Jika memang telah shahih maka hal ini menunjukkan sunnah mu'akkaddah.
👓Al Mughni:1/85.

2⃣Pendapat Ishaq, dan salah satu riwayat dari Imam Ahmad dan juga pendapat Dzahiriyyah yang memandang diwajibkannya perkara tersebut, dan mereka juga berdalilkan dengan hadits diatas.

3⃣Pendapat Abu Hanifah dan salah satu riwayat dari Imam Malik yang berpandangan tidak disyariatkannya hal tsb, hal tersebut karena hadits diatas adalah hadits yang lemah dari seluruh jalannya.

✅Dan pendapat pertama yang merupakan pendapat jumhur ulama adalah pendapat yang kuat dan benar. Wallahu a'lam.
✳Perhatian:
〽Sebagian ulama yang melemahkan hadits diatas juga berpendapat disunnahkannya tasmiyah ketika mengawali wudhu, hal tersebut karena secara umum seorang muslim itu dianjurkan untuk mengawali keadaannya dengan menyebut nama Allah.
Imam Bukhari dalam kitab Shahihnya memberikan judul sebuah pembahasan:
باب التسمية عند كل حال
👉Tasmiyah disetiap keadaan.
✅🔺Dan inilah pula pendapat yang dipilih oleh Syeikh Utsaimin -rahimahullah-.
👓Asy Syarhul Mumti': 1/358.

wallahu a'lam

bersambung...

✒Al Ustadz Abu Muhammad Fauzan
___________
📚WA SDL💐
💖Silsilah Durus Linnisa'💖