Sabtu, 13 Desember 2014
WA SDL - NASIHAT BAGI YG SAKIT
Nasehat Bagi Hati Yang Sakit๐
- ูุงู ุงุจู ุงูุนุฑุจู: (ูุง ูููู ุงูููุจ ุณููู ًุง ุฅุฐุง ูุงู ุญููุฏًุง ุญุณูุฏًุง ู ุนุฌุจًุง ู ุชูุจุฑًุง، ููุฏ ุดุฑุท ุงَّููุจู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ูู ุงูุฅูู ุงู، ุฃู ูุญุจَّ ูุฃุฎูู ู ุง ูุญุจُّ ูููุณู).
((ุฃุญูุงู ุงููุฑุขู)) ูุงุจู ุงูุนุฑุจู (3/459).
Ibnul 'Arobiy rahimahullah berkata:
"Hati itu tidak akan menjadi selamat(bersih) jika ia dengki, hasad, angkuh dan sombong, sungguh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mempersyaratkan dalam keimanan agar ia mencintai bagi saudaranya sebagaimana ia mencintai perkara itu untuknya." (Ahkaam Al-Quraan: Karya Ibnul 'Arobiy: 3/459).
. - ูุณุฆู ุงุจู ุณูุฑูู -ุฑุญู ู ุงููู ุชุนุงูู- ู ุง ุงูููุจ ุงูุณَّููู ؟ ููุงู: ุงَّููุงุตุญ ููู ูู ุฎููู.((ุงููุฏุงูุฉ ุฅูู ุจููุบ ุงูููุงูุฉ)) ูู ูู ุจู ุฃุจู ุทุงูุจ (9/6122). .-
ูููู: ุงูููุจ ุงูุณَّููู ุงูุฐู ูุญุจُّ َّูููุงุณ ู ุง ูุญุจُّู ูููุณู، ูุฏ ุณَِูู ุฌู ูุน ุงَّููุงุณ ู ู ุบุดِّู ูุธูู ู، ูุฃุณَْูู ููู ุจููุจู ููุณุงูู، ููุง ูุนุฏู ุจู ุบูุฑู.((ุงููุฏุงูุฉ ุฅูู ุจููุบ ุงูููุงูุฉ)) ูู ูู ุจู ุฃุจู ุทุงูุจ (9/6122).
Ibnu Sirin rahimahullah ditanya: apakah hati yang bersih itu?, beliau menjawab: "memberi nasehat karena Allah kepada makhluk-Nya."(Al-Hidayah ilaa Buluugh An-Nihayah, karya Makkiy bin Abu Thalib: 9/ 6122)
Dikatakan; Hati yang selamat itu adalah hati yang mencintai bagi manusia sesuatu yang ia cintai bagi dirinya, manusia selamat dari sifat khianat dan kedzolimannya, dan ia menyerahkan hati dan lisannya (hanya) untuk Allah, dan ia tidak berpaling kepada selainNya." (Al-Hidayah ilaa Buluugh An-Nihayah karya Makkiy bin Abu Thalib: 9/6122)
.- ููุงู ุงุจู ุชูู ูุฉ: (ูุงูููุจ ุงูุณَّููู ุงูู ุญู ูุฏ، ูู ุงูุฐู ูุฑูุฏ ุงูุฎูุฑ ูุง ุงูุดَّุฑ، ููู ุงู ุฐูู ุจุฃู ูุนุฑู ุงูุฎูุฑ ูุงูุดَّุฑ، ูุฃู َّุง ู ู ูุง ูุนุฑู ุงูุดَّุฑ، ูุฐุงู ููุต ููู ูุง ُูู ุฏุญ ุจู) ((ุงููุชุงูู ุงููุจุฑู)) (5/264).
"Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata: 'Hati bersih yang terpuji itu adalah yang menginginkan kebaikan bukan kejelekan, dan kesempurnaan hal itu adalah dengan cara ia mengetahui kebaikan dan kejelekan. Adapun orang yang tidak mengenal kejelekan, maka itu adalah kekurangan didalamnya yang tidak terpuji." (Al-Fatawa Al-Kubro: 5/264).
๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น๐น
✒ al Ustadz Tamrin Abu Zakariya at Towawy
___________
๐WA SDL
๐Silsilah Durus Linnisa'๐
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar